Komandan Seskoau Tegaskan Pentingnya Integrasi Siber dan Ruang Angkasa

2 minutes reading
Tuesday, 3 Mar 2026 15:52 4 Dzikri

 

LEMBAN, BANDUNG – Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (Seskoau) menegaskan komitmennya dalam menyiapkan perwira unggul menghadapi tantangan perang modern melalui Lokakarya Perwira Siswa (Pasis) Angkatan ke-64 Tahun Pendidikan 2026 di Gedung Widya Mandala I, Lembang, Selasa (03/03/2026).

Sebanyak 100 Perwira Siswa ambil bagian dalam forum strategis yang mengangkat tema “Transformasi TNI Angkatan Udara Menuju Multi-Domain Operations Guna Menghadapi Era Perang Modern.” Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas kepemimpinan dan strategi operasi udara berbasis integrasi lintas domain.

Komandan Seskoau, Marsda TNI Dr. Jorry S. Koloay, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa karakter peperangan saat ini telah berubah drastis. Ancaman tidak lagi bersifat konvensional dan terpisah, melainkan hadir secara simultan di berbagai domain, mulai dari darat, laut, udara, siber, hingga ruang angkasa.

“Transformasi TNI AU tidak cukup hanya dengan modernisasi alutsista. Yang terpenting adalah perubahan pola pikir, strategi, serta kemampuan mengintegrasikan seluruh domain dalam satu orkestrasi kekuatan nasional,” tegasnya.

Menurutnya, interoperabilitas sistem, integrasi komando dan kendali, serta penguasaan teknologi tinggi menjadi kunci utama keberhasilan operasi di era perang modern. Konsep Multi-Domain Operations (MDO) menuntut kesiapan personel yang adaptif dan mampu membaca dinamika ancaman secara komprehensif.

Lokakarya ini diikuti 84 perwira TNI AU, 4 TNI AL, 2 TNI AD, 3 anggota Polri, serta 7 perwira siswa negara sahabat dari Amerika Serikat, Australia, Cina, India, Malaysia, Singapura, dan Filipina. Kehadiran peserta lintas matra dan internasional tersebut memperkaya perspektif dan memperkuat kerja sama pertahanan.

Forum ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur militer, regulator navigasi udara, hingga industri teknologi pertahanan. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi fondasi penting dalam menjawab tantangan perang modern yang semakin berbasis teknologi dan informasi.

Selain membahas strategi dan doktrin operasi, lokakarya turut mengkaji pengembangan teknologi TNI AU dalam kerangka Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2025, khususnya terkait pengendalian, pengelolaan, dan status kawasan. Sinkronisasi kebijakan nasional dengan pembangunan kekuatan udara menjadi fokus utama diskusi.

  1. Melalui kegiatan ini, Seskoau kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan strategis dalam mencetak pemimpin TNI AU yang visioner, adaptif, dan siap menghadapi spektrum ancaman masa depan.

 

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Featured

Kontak kami

redaksi@madiundaily.com

Tentang Kami

MadiunDaily.com adalah media informatif harian terpercaya

LAINNYA